Jakarta, 14/06/2012

Kamis, 14 Juni 2012, Wakil Walikota Jakarta Selatan H. Syamsuddin Noor mewakili Gubernur DKI Fauzi Bowo membuka acara Pagelaran Seni Betawi Tempo Doeloe. Acara yang dipusatkan di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan  itu diselenggarakan atas kerjasama  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan  Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB).

 

Menurut Ketua Umum LKB, Tatang Hidayat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkewajiban melestarikan seni budaya betawi, terlebih pada era globalisasi saat ini. Melalui pargelaran ini diharapkan dapat diketahui pemetaan pengembangan kesenian Betawi diwilayah budaya dan administratif DKI Jakarta, terutama terkait rencana Pemerintah DKI Jakarta yang akan mengembangkan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) menjadi objek kunjungan wisata baik lokal maupun internasional.

 

Selaras ucapan Tatang Hidayat, dalam sambutannya Syamsuddin Noor antara lain mengatakan, “Saya berharap agar kegiaatan ini dapat diselenggarakan secara berkesinambungan, karna memiliki manfaat yang sangat paripurna bagi masyarakat jakarta”.  Sementara itu H. Sumarno selaku pelaksana kegiatan mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengatakan dalam laporannya,  bahwa Pergelaran Kesenian Betawi Tempo Doeloe menampilkan 40 jenis kesenian betawi dari zona pinggir, tengah dan zona pesisir, dari pertunjukan tunggal seperti Shohibul Hikayat hingga pertunjukan kolosal seperti Sendratari Nyai dasimah. Selain kesenian yang melibatkan sekitar 3000 pelaku seni juga menampilkan berbagai macam kuliner Betawi. Sebelum memasuki sesi pertunjukkan acara diawali dengan pelepasan ikan  dan burung kutilang sebanyak 485 ekor, sesuai angka ulang tahun Jakarta. Turut Hadir dalam acara pembukaan Ketua PBB Setu Babakan dr. H. Abd. Syukur, H. Sibroh Malisi,   unsur muspika Jakarta Selatan dan tokoh masyarakat setempat.  (HTH/CAI)