Ketum LKB, saat menerima Rekor MURI

Jakarta, 23/11/2014,

Untuk ke tiga kalinya Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) menggelar acara akbar, Kibar Budaya Untuk Negeri, “Cinte Betawi 3”,   Minggu, 23 November 2014. Acara yang berpusat di lapangan Monas ini diikuti tak kurang dari 1300 orang performer (penampil) dari berbagai jenis kesenian Betawi, dan 20.000 peserta jalan sehat yang terdiri dari masyarakat umum dari Jakarta dan luar daerah.

Acara dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Dr. Hj. Sylviana Murni SH,M.Si,  dan dihadiri tokoh-tokoh Betawi, antara lain Drs. H. Ysuf Effendi,  Drs. H. Rusdi Saleh dan Mayjen (Purn) Nachrowi Ramli. Kibar Budaya yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB diawali dengan senam kesegaran jasmani, parade kesenian Betawi dan kesenian negeri tetangga (Jepang yang diwakili Soka Gakkai Indonesia, India, Arab dan Korea), lalu gerak jalan sehat Monas-Bundaran Hotel Indonesia-Monas.

Menurut H. Tatang Hidayat, SH, selaku Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi, acara kali ini bertujuan untuk mempopulerkan batik Betawi, di samping untuk terus meningkatkan kreativitas para seniman betawi khususnya 118 sanggar yang berada di bawah binaan LKB. Dari acara tersebut LKB berhail meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pemakaian kaos bermotif batik Betawi terbanyak.  Acara yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ditutup dengan pembagian doorprize dengan hadiah utama mobil dan tiga buah sepeda motor.(Cici AI)