JAKARTA – LKB. Senin, 1 Juni 2015 Lembaga Kebudayaan Betawi mendapat kunjungan kehormatan dari para petinggi Soka Gakkai Internasional,  Makoto Tsutsumi (Sekjen SGI) dan  Shinji Ushioda (Ketua Bagian Asia Selatan SGI). Kedatangan mereka dikawal oleh tim dari Soka Gakkai Indonesia, Taguchi, Elly Muliawan dan Ayumi Shinoki. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan untuk mempererat hubungan persahabatan kedua belah pihak. Sebelumnya, pada Oktober 2012 LKB yang dipimpin H. Tatang Hidayat, SH selaku ketua umum Lembaga Kebudayaan Betawi telah berkunjung ke Soka Gakkai International, dalam misi kebudayaan untuk perdamaian yang digelar di Soka Gakkai University, Tokyo, Jepang, dengan tajuk “Malam Budaya dan Persahabatan Indonesia – Jepang”.

Acara kunjungan yang berlangsung di sekretariat LKB, Gd, Nyi Ageng serang, Kuningan, Jakarta Selatan, disambut meriah dengan tarian dan musik Betawi serta atraksi silat Betawi.  Selain Ketua Umum LKB, H. Tatang Hidayat, SH dan jajaran pengurus LKB, ikut menyambut dua tokoh dari jajaran pendiri LKB, H. Effendi Yusuf dan Drs. Rusdi Saleh.

Soka Gakkai International (SGI) didirikan pada tahun 1975. Memajukan perdamaian, kebudayaan dan pendidikan adalah pusat dari kegiatan SGI. Tahun 1979, SGI menjadi anggota NGO (Non-governmental Organization) di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang berusaha mempromosikan berbagai kegiatan perdamaian, kebudayaan dan pendidikan, hingga berhasil mendapat perhatian dan pujian  dari banyak kalangan di dunia. Sejak tahun 1983, PBB menganugerahkan “Penghargaan Perdamaian,” “Penghargaan Kemanusiaan,” dan gelar “Duta Perdamaian” kepada Presiden SGI Daisaku Ikeda atas kontribusinya dalam mempromosikan perdamaian.

Pada kesempatan ramah tamah Effendi Yusuf berharap agar jalinan persahabatan di jalur kebudayaan antara LKB dan Soka Gakkai bisa terus berlanjut. “Melalui jalur budaya ini kita berharap bisa saling memahami hal-hal yang berkaitan dengan kecintaan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu Tatang Hidayat secara langsung mengungkapkan harapannya untuk bisa menampilkan seni budaya  Betawi di Min-On. “Sebagai wujud konkrit persahabatan kami sangat berharap mendapat kesempatan untuk tampil di Min-On,” tegasnya.

Min-On  merupakan kependekan Minshu ongaku, atau “musik untuk semua”.   Min-On Concert Assosiation didirikan oleh Daisaku Ikeda, Presiden Soka Gakkai International, dengan tujuan   untuk mempromosikan pertukaran budaya internasional dan perdamaian melalui musik.

Menanggapi harapan tuan rumah, Makoto Tsutsumi mengatakan bahwa mereka mencatatnya dan segera mengajukannya. Ditambahkan oleh Shinji Ushioda, berbeda dengan organisasi lain yang lebih suka mengundang kesenian dari Eropa, Min-On memang  lebih melihat ke jalur sutera laut dan darat. Sudah ada 76 kesenian dari berbagai negara yang mereka undang untuk tampil di sana. Dua di antaranya dari Indonesia, yaitu Yogyakarta dan Jawa Barat. Mereka pun berharap di waktu mendatang kesenian Betawi bisa tampil di sana.(CAI)