Bang H. Tatang Hidayat, saat memberikan sambutan

JAKARTA – Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terhadap kesenian Betawi.
Menurut Ketua Umum LKB, Bang H. Tatang Hidayat, perhatian Jokowi pada kearifan lokal budaya Betawi ini perlu mendapat payung hukum yang kuat. Dikatakannya, payung hukum tersebut bisa berbentuk Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pelestarian kebudayaan Betawi.
“LKB sangat mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang sangat memperhatikan kesenian-kesenian kearifan lokal. Contohnya sepanjang tahun 2013, 200 lebih kesenian Betawi tampil di berbagai acara penting Pemprov DKI,” ujar Bang H. Tatang.
Bang H. Tatang juga menuturkan draft Raperda yang mengatur tentang pelestarian kebudayaan Betawi sudah ada di Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI selama dua tahun.
“Karena itu kami akan merangkul parpol agar draft Raperda tersebut segera dibahas dan ditetapkan sebagai Perda,” ujarnya.
Bang H.Tatang menjelaskan saat ini pihaknya menggandeng seni budaya internasional untuk tampil di Jakarta. Dalam event bertajuk Jakarta Is A Melting Pot Culture, selain kesenian tradisional Indonesia juga ditampilkan kesenian dari Jepang dan Turki di GOR Otista Jakarta Timur.
“kegiatan ini merupakan kegiatan rutin LKB, yang pada kegiatan tersebut didukung juga oleh Sokka Gakkai Indonesia dan Dinas Pariwisata DKI. LKB ingin jadi perekat kesenian-kesenian tradisional dan Internasional dari Jepang, Cina, dan Turki yang dikembangkan oleh sanggar-sanggar,” ujarnya.
Bang H. Tatang menambahkan dalam acara tersebut kesenian tradisional Indonesia wilayah barat diwakili kesenian Betawi. Indonesia bagian tengah diwakili Kalimantan selatan, dan Indonesia bagian timur diwakili kesenian Papua.
Sedangkan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Bang H. Ahmad Gozali, mengatakan event ini sebagai apresiasi terhadap para pelaku seni.
“Baik seni budaya Betawi maupun seni budaya daerah lain yang tumbuh dan berkembang di Jakarta. Kami akan menjadikan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tahunan,”ujarnya. (RD)